Ininlah 9 Cara Efektif Mengatasi Kucing Birahi Atau Ingin Kawin

Posted on

Cara efektif mengatasi kucing birahi atau ingin kawin, seperti biasanya mereka akan mengalami birahi setiap 1-3 bulan sekali. Perilaku hewan lucu ini menjadi tidak tenang dan sering mengeong tidak jelas, wajar sih karena mereka sedang galau. Periode ini, ketika paling sensitif untuk melakukan perkawinan, mungkin bisa berlangsung hingga tujuh hari. Dal hal ini berarti pemiliknya memiliki kucing berhormon tinggi selama seminggu dalam setiap tiga minggu periode tersebut. Tentunya hal ini adalah terjadi secara alamiah layaknya hewan-hewan piaraan yang lain.

Jenis kucing ras persia maupun lokal, akan mengalami situasi hormonal naik turun yang mengubah perilakunya ketika sedang mengalami ingin kawin. Salah satu ciri-cirinya adalah bahasa tubuh dan perilaku sosialnya yang sedikit berubah. Mereka akan menggeliat dan berguling-guling dengan antusias. Jika dilakukan bersamaan dengan teriakan yang keras, maka ia tampak seperti sedang kesakitan.

Cara Efektif Mengatasi Kucing Birahi Atau Ingin Kawin

 

Untuk mengatasi kucing yang sedang birahi, cara terbaik adalah mengawinkannya. Akan tetapi, jika cat lovers tidak menginginkan kucing lucu tersebut kawin dengan pasangan mereka, maka cara efektif mengatasi kucing birahi tinggi dibawah ini bisa diterapkan:

1. Pisahkan kucing jantan dan betina
Cat lovers sebaiknya memisahkan yang betina dan jantan hingga masa birahinya selesai. Isolasikan kucing-kucing jantan atau kucing betina di ruang terpisah. Rapikan ruangan sehingga kucing yang diisolasi tidak bertambah cemas. Sediakan kotak kotoran di dalam ruangan tersebut, bersama dengan tempat tidur yang nyaman, makanan, dan banyak mainan untuk mengalihkan perasaan galau yang sedang melanda mereka .

2. Bersihkan penandaan bau
Tidak semua kucing betina melakukan hal ini, namun sebagian kucing menandai wilayahnya dengan urine. Urine memiliki penanda bau yang efektif yang digunakan untuk menarik perhatian lawan jenisnya. Sekali lagi, tak ada yang bisa dilakukan untuk menghentikan perilaku ini tanpa memandulkannya, sehingga Anda harus melakukannya. Beberapa hal yang bisa dilakukan agar sedikit lebih mudah adalah:

Baca Juga  Memahami Bahasa Ekor Kucing

3. Pastikan kotak kotoran kucing selalu bersih
Bersihkan segera jika ia menandai suatu tempat. Hal ini akan mencegah kucing agar tidak kembali ke lokasi tersebut untuk menandainya lagi. Gunakan produk pembersih pada bagian kain yang tersembunyi sebelum membubuhkannya pada lokasi yang terkena urine untuk menghilangkan baunya.

4. Berikan perhatian ekstra

Buatlah agar kucing lelah dengan sesi bermain yang biasa dilakukan. Hal ini bisa mengurangi energi dan membantunya supaya tenang dan tidur, dan bukannya malah menggeliat dan mengeong keras. Sebagian kucing betina menikmati perhatian ekstra atau bahkan pijatan jika sedang mengalami berahi. Namun jangan terkejut jika ia mulai bergerak-gerak dan menunjukkan bagian belakang tubuhnya.

5. Jangan ubah rutinitas pemberian makan

Banyak kucing betina tidak makan dengan benar ketika mengalami berahi. Hal ini bisa menurunkan berat badan kucing dan kondisi tubuhnya, sehingga mengkhawatirkan pemiliknya. Namun jangan berusaha memberi makan karena alasan berkurangnya nafsu makan dengan makanan kucing berkalori tinggi. Hal ini hanya akan memberikan lebih banyak energi untuk berteriak dan memanggil.

6. Redakan stres pada kucing lainnya 
Jika Anda memiliki lebih dari satu ekor kucing, bayangkan betapa stresnya kucing-kucing lain yang mendengar kucing betina yang sedang mengalami berahi setiap 1-3 bulan. Hal ini bisa mengganggu mereka. Coba tenangkan perilaku kucing yang mengalami birahi juga akan membuat kucing-kucing lain merasa lebih baik. .

7. Tenangkan kucing yang mengeong terus-terusan
Pada saat kucing sedang mengalami berahi, mereka menunjukkan keadaannya untuk memperbesar kemungkinan menemukan pasangan dan memiliki anak. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengeong sangat keras dan terus-menerus. Bagi pemilik kucing yang tidak berpengalaman, kucing seperti ini terlihat sedang menderita, namun ini adalah perilaku yang sangat normal. Anda bisa memilih untuk menghadapi suaranya yang sangat keras atau mencoba menenangkannya.

Baca Juga  Kebutuhan Makanan Kucing berdasarkan Umur

8. Tutup pintu dan jendela
Meskipun Anda menjaga si kucing betina di dalam rumah, kucing jantan di sekitar rumah masih bisa mendengar teriakan si kucing betina dan mencium penanda baunya. Dengan membiarkan pintu atau jendela terbuka, maka kucing jantan akan menghampirinya dan kemudian kawin.

9. Mengawinkan kucing
Mengawinkan mereka adalah cara terbaik untuk mengatasi kucing yang sedang mengalami birahi tinggi. Pastikan pasangan mereka sehat dan dalam kondisi prima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *